Showing posts with label Pengetahuan. Show all posts
Showing posts with label Pengetahuan. Show all posts

Wednesday, May 2, 2018

Fungsi Keluarga


Keluarga merupakan unit sosial terkecil dan memiliki peran penting yang terdiri dari ayah, ibu, dan anak-anak. Keluarga memiliki beberapa fungsi tertentu. Berikut ini adalah penjelasan mengenai fungsi keluarga.

A.Fungsi Keluarga menurut Soejono Prawiraharja
Menurut Soejono Prawiraharja yang merupakan seorang psikiater di UGM, keluarga memiliki fungsi sebagai berikut :

  • Melahirkan anak sebagai kelanjutan identitas keluarga.
  • Mempertahankan ekonomi keluarga.
  • Membesarkan anak.
  • Meletakkan dasar-dasar sosialisasi.
  • Merupakan wadah pendidikan informal.
  • Tempat terselenggaranya transmisi (perpindahan) kebudayaan dari generasi ke generasi.
  • Tempat rekreasi, kehangatan, dan kontrol terhadap keluarga.

B.Fungsi Keluarga Secara Umum
Secara umum, keluarga memiliki fungsi sebagai berikut :

  1. Fungsi Reproduksi : Dalam keluarga, anak-anak merupakan wujud cinta kasih dan tanggung jawab suami istri meneruskan keturunanya.
  2. Fungsi Sosialisasi : Keluarga berperan membentuk kepribadian anak agar sesuai dengan harapan orang tua dan masyarakat.
  3. Fungsi Afeksi : Keluarga akan memberikan kehangatan, kasih sayang, dan perhatian kepada anaknya.
  4. Fungsi Ekonomi : Keluarga memiliki kewajiban untuk memenuhi kebutuhan anak-anaknya.
  5. Fungsi Pengawasan Sosial : Setiap anggota keluarga saling melakukan kontrol dan pengawasan untuk menjaga nama baik keluarga. Namun biasanya anggota yang lebih tua yang melakukan hal ini.
  6. Fungsi Proteksi (Perlindungan) : Keluarga harus melindungi anak agar anak merasa aman hidup ditengah-tengah keluarga dan tidak khawatir terhadap ancaman dari luar.
  7. Fungsi Pemberian Status : Melalui perkawinan, seseorang akan mendapatkan status atau kedudukan yang baru di masyarakat, yaitu sebagai suami atau istri. Secara otomatis, ia akan diperlakukan sebagai orang dewasa dan mampu bertanggung jawab kepada diri, keluarga, anak-anak, dan masyarakatnya.

Itu tadi penjelasan mengenai fungsi keluarga. Semoga artikel ini dapat menambah ilmu pembaca mengenai fungsi keluarga.

Terima kasih telah berkunjung ke blog ini, dan jangan lupa nantikan artikel kami yang menarik dan bermanfaat selanjutnya.

Referensi :
Maryati, Kun dan Juju Suryawati. 2012. Sosiologi untuk SMA/MA Kelas XII. Jakarta : Esis 

Pengertian dan Penyebab Urbanisasi


Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) yang dimaksud dengan urbanisasi adalah perpindahan penduduk secara berduyun-duyun dari desa (kota kecil, daerah) ke kota besar (pusat pemerintahan).  Urbanisasi dapat terjadi diakibatkan oleh sebab-sebab tertentu. Apa saja penyebabnya? Berikut ini adalah penjelasan mengenai penyebab terjadinya urbanisasi.

Penyebab Urbanisasi

A.Daya Tarik Ekonomi 
Salah satu penyebab terjadinya urbanisasi adalah karena di kota terdapat daya tarik ekonomi. Orang berharap di kota ia mendapatkan pekerjaan yang lebih layak dan lebih baik dibandingkan dengan pekerjaan yang ada di desa. Hal inilah yang membuat banyak orang desa ingin pindah ke kota.

B.Daya Tarik Sosial
Di kota terdapat banyak status sosial yang lebih tinggi dari desa. Sehingga banyak warga desa yang ingin meningkatkan status sosial mereka. Oleh karena itu banyak warga desa yang berpindah ke kota. Peningkatan status sosial ini bisa dari pendidikan ataupun dari pekerjaan. Misalnya orang yang tadinya di desa bekerja sebagai petani, ketika di kota ia meningkatkan status sosialnya menjadi seorang pegawai negeri.

C.Daya Tarik Pendidikan
Fasilitas pendidikan di kota tentu lebih baik daripada yang ada di desa. Hal inilah yang mendorong orang tua untuk menyekolahkan anak mereka di kota dengan harapan setelah lulus pendidikan yang tinggi, anak tersebut mampu untuk meningkatkan status sosial keluarganya.

D.Daya Tarik Budaya
Kota sering dianggap oleh masyarakat sebagai tempat yang serba modern dan memiliki banyak tempat hiburan. Berbeda dengan desa yang dianggap masyarakat sebagai tempat kuno dan tidak banyak tempat hiburan. Hal inilah yang membuat banyak orang desa pindah ke kota dan setelah berhasil di kota ia akan mengikuti pola kehidupan di kota yang glamor ketika kembali ke desanya agar tidak dianggap kuno.

Itu tadi penjelasan mengenai penjelasan mengenai pengertian dan penyebab terjadinya urbanisasi. Semoga artikel ini dapat membantu pembaca dalam mengetahui mengapa urbanisasi dapat terjadi.

Terima kasih telah berkunjung ke blog ini, dan jangan lupa nantikan artikel kami yang menarik dan bermanfaat selanjutnya.

Referensi :
1.Maryati, Kun dan Juju Suryawati. 2012. Sosiologi untuk SMA/MA Kelas XII. Jakarta : Esis 
2.https://www.kbbi.web.id/urbanisasi

Tuesday, May 1, 2018

10 Orang Terkaya di Dunia 2018 Versi Majalah Forbes

Hasil gambar untuk forbes

Semua orang di dunia ini tentu bekerja dan berusaha untuk menjadi kaya dan sukses. Diantara sekian banyak orang kaya dan sukses di dunia ini, terdapat beberapa orang yang memang benar-benar memiliki kekayaan yang luar biasa dan sangat banyak. Oleh karena itu, majalah Forbes mengumpulkan data mengenai orang-orang tersebut dan didapatlah orang terkaya di dunia ini. Berikut ini adalah kesepuluh orang terkaya di dunia tahun 2018 versi majalah forbes.

1.Jeff Bezos (US$112 Milliar)


Orang terkaya di muka bumi ini berdasarkan data yang dikumpulkan oleh majalah Forbes adalah Jeff Bezos. Jeff Bezos sendiri merupakan pendiri sekaligus pemilik dan CEO dari perusahaan e-commerce terbesar di dunia, yaitu Amazon.com. Kekayaan utamanya tentu berasal dari perusahaan yang didirikannya, yaitu Amazon.com. Tahun 2018 ini menjadi tahun pertamanya sebagai orang terkaya di dunia menyingkirkan orang yang sudah bertahun-tahun menjadi orang terkaya di dunia, yaitu Bill Gates.

2.Bill Gates (US$ 90 Milliar)


Setelah di lengserkan posisinya oleh Jeff Bezos, Bill Gates tetap memiliki kekayaan yang sangat banyak dan menempati posisi sebagai orang kedua terkaya di dunia. Bill Gates sendiri merupakan pendiri sekaligus pemilik dari Microsoft Corporation yang merupakan produsen dari OS Komputer terkenal, yaitu Windows. Sumber kekayaan utamanya tentu saja berasal dari perusahaan Microsoft Corporation yang didirikan olehnya. Ia mengumpulkan dan menyumbangkan hartanya di usiannya yang menginjak 62 tahun.

3.Warren Buffett (US$ 84 Milliar)


Bagi anda investor atau orang yang suka menjual dan membeli saham tentu sudah tidak asing lagi dengan Warren Buffett yang umumnya kita kenal sebagai investor tersukses di dunia. Di usianya yang kesebelas ia sudah membeli saham pertamanya. Warren Buffett sendiri mendapatkan kekayaannya melalui perusahaan utamanya, yaitu Berkshire Hathaway. Selain menjadi investor, ia juga merupakan seorang filantropis yang berjanji akan menyumbangkan 99% dari kekayaannya.

4.Bernard Arnault (US$ 72 Milliar)


Anda mengenal produk seperti Louis Vuitton? Jika iya maka Bernard Arnault ini adalah Chairman dan CEO dari perusahaan LVMH yang memproduksi Loius Vuitton. Bernard Arnault saat ini menjadi orang terkaya di bidang fashion mengalahkan orang terkaya di bidang fashion sebelumnya, yaitu Amancio Ortega yang merupakan pemilik ZARA. 

5.Mark Zuckerberg (US$ 71 Milliar)


Siapa yang tidak kenal dengan orang yang satu ini? Ya, dialah Mark Zuckerberg sang pemilik Facebook. Selain facebook tentu anda tahu Whatsapp, dan Instagram bukan? Whatsapp dan Instagram merupakan anak perusahaan dari Facebook sehingga tentu saja kedua media sosial tersebut juga milik Mark Zuckerberg. Ia merupakan orang terkaya termuda yang masuk kedalam 10 besar di usiannya yang baru menginjak 33 tahun.

6.Amancio Ortega (US$ 70 Milliar)


Produk terkenal seperti ZARA merupakan miliknya. Ya, Amancio Ortega sang pemiliki ZARA merupakan orang terkaya keenam di dunia. Kekayaan yang dimiliki olehnya sedikit menurun dibandingkan tahun sebelumnya dan tidak bertambah banyak sehingga ia harus rela gelar orang terkaya di bidang fashion milikinya jatuh kepada Bernard Arnault. Walaupun demikian Ia tetap memiliki kekayaan yang sangat banyak.

7.Carlos Slim Helu (US$ 67,1 Milliar)


Sempat menjadi orang terkaya di dunia 2 tahun beruntun, Carlos Slim Helu di tahun 2018 harus puas berada di posisi ketujuh sebagai orang terkaya di dunia. Mungkin banyak yang tidak mengenal orang satu ini, sebab baik produk maupun orangnya jarang diketahui. Sedikit informasi ia merupakan pemilik salah satu perusahaan telekomunikasi terbesar di Meksiko. 

8/9.Charles Koch (US$ 60 Milliar)


Charles Koch merupakan CEO dari perusahaan besar di dunia, yaitu Koch Industries yang berpusat di Wichita, Kansas, Amerika Serikat. Perusahaan ini bergerak di berbagai bidang, salah satunya adalah di bidang perminyakan. Charles mendapatkan kekayaannya yang sebanyak ini di usiannya yang sudah menginjak 82 tahun.

8/9.David Koch (US$ 60 Milliar)


David Koch juga merupakan orang yang memiliki Koch Industries. Saat ini ia menjabat sebagai Executive Vice President di Koch Industries. Ia mendapatkan kekayaannya yang sebanyak ini di usiannya yang ke 77 tahun.

10.Larry Ellison (US$ 58,5 Milliar)


Anda tahu Java, atau Open Office? Keduanya merupakan produk dari perusahaan yang dimiliki oleh Larry Ellsion, yaitu Oracle Corporation. Oracle sendiri merupakan perusahaan database yang berbasis di Redwood City, California. Ia mendapatkan kekayaannya di usiannya yang sudah menginjak 73 tahun.

Itu tadi kesepuluh orang terkaya di dunia tahun 2018 versi majalah Forbes. Bagaimana anda tertarik untuk menjadi salah satu dari mereka? Marilah berusaha sekuat tenaga agar bisa sukses dan menjadi versi terbaik dari dirimu.

Terima kasih telah berkunjung ke blog ini, dan jangan lupa nantikan artikel kami yang menarik dan bermanfaat selanjutnya.

Referensi : 
https://www.forbes.com/billionaires/list/#version:static

Pola Menetap Sesudah Perkawinan


Pasangan suami dan istri yang baru saja menikah tentu membutuhkan tempat tinggal untuk membangun keluarganya. Ada beberapa pola menetap yang biasanya kita kenal dan digunakan oleh suami atau istri yang sudah menikah. Berikut ini adalah penjelasan mengenai pola menetap tersebut.

Pola Menetap Sesudah Perkawinan
Dalam sosiologi ada beberapa pola menetap sesudah perkawinan. Berikut ini adalah polanya :

  1. Patrilokal (virilokal), yaitu pasangan suami istri yang bertempat tinggal di sekitar pusat kediaman kerabat suami.
  2. Matrilokal (otorilokal), yaitu pasangan suami istri yang bertempat tinggal di sekitar kerabat istri.
  3. Bilokal, yaitu pasangan suami istri menetap secara bergantian antara kerabat istri dan kerabat suami.
  4. Neolokal, yaitu pasangan suami istri bertempat tinggal di tempat baru.
  5. Avunkulokal, yaitu pasangan suami istri menetap di rumah saudara laki-laki ibu (paman) dari pihak suami.
  6. Natalokal, yaitu suami dan istri tidak tinggal di tempat yang sama tetapi tinggal di tempat kelahirannya masing-masing dan hanya bertemu untuk waktu yang relatif pendek.
  7. Utrolokal, yaitu pasangan suami istri bebas menentukan tempat tinggalnya.
  8. Komonlokal, yaitu pasangan suami istri bertempat tinggal dalam kelompok yang terdiri dari orang tua kedua belah pihak.

Itu tadi penjelasan mengenai pola menetap sesudah perkawinan. Semoga artikel ini dapat memberi informasi mengenai pola menetap sesudah perkawinan.

Terima kasih telah berkunjung ke blog ini, dan jangan lupa nantikan artikel kami yang menarik dan bermanfaat selanjutnya.

Referensi :
Maryati, Kun dan Juju Suryawati. 2012. Sosiologi untuk SMA/MA Kelas XII. Jakarta : Esis 


Fungsi Lembaga Pendidikan

Lembaga pendidikan merupakan tempat bagi masyarakat modern untuk mendapatkan pengetahuan yang lebih dalam seperti spesialisasi dalam pekerjaan. Sebab pengetahuan mengenai spesialisasi pekerjaan ini cukup sulit untuk didapatkan dari lembaga keluarga ataupun lainnya. Oleh karena itu, lembaga pendidikan memiliki fungsi didalam masyarakat. Berikut ini adalah beberapa pendapat ahli mengenai fungsi lembaga pendidikan di masyarakat.

Fungsi Lembaga Pendidikan
Beberapa ahli berusaha untuk mengemukakan pendapatnya mengenai fungsi lembaga pendidikan yang ada di masyarakat. Berikut ini pendapat dari mereka.

1.Bruce J. Cohen
Menurut Bruce J. Cohen, lembaga pendidikan memiliki fungsi sebagai berikut ini :

  • Memberikan persiapan bagi peranan-peranan pekerjaan.
  • Sebagai perantara perpindahan warisan kebudayaan.
  • Memperkenalkan peranan dalam masyarakat.
  • Mempersiapkan individu dengan berbagai peranan sosial.
  • Memberi landasan penilaian dan pemahaman.
  • Meningkatkan kemajuan melalui riset-riset ilmiah.
  • Memperkuat penyesuaian diri dan mengembangkan hubungan sosial.

2.Bogardus
Menurut Bogardus, lembaga pendidikan mempunyai fungsi sebagai berikut ini :

  • Memberantas kebodohan, yaitu mengusahakan agar seorang anak mampu menulis dan membaca, serta mengembangkan kemampuan intelektualnya.
  • Menghilangkan salah pengertian, yaitu mengembangkan pengertian yang luas tentang manusia yang berbeda kebudayaan dan kepentingannya.


    3.David Popenoe
    Menurut David Popenoe, lembaga pendidikan mempunyai fungsi sebagai berikut ini :
    • Sebagai transmisi (pemindahan) kebudayaan masyarakat, yaitu selalu disesuaikan dengan situasi dan kondisi masyarakatnya.
    • Menjamin adanya integrasi sosial di tengah masyarakat yang majemuk.
    • Sumber inovasi sosial


      4.Horton dan Hunt
      Menurut Horton dan Hunt terdapat 2 fungsi lembaga pendidikan, yaitu fungsi manfies (nyata) dan fungsi laten. Berikut ini adalah penjelasan keduannya.
      a.Funsgi manifes (nyata) :
      • Mempersiapkan anggota masyarakat untuk mencari nafkah.
      • Mengembangkan bakat perseorangan demi kepuasan pribadi dan kepentingan masyarakat.
      • Melestarikan kebudayaan.
      • Menanamkan keterampilan yang perlu bagi partisipan dalam demokrasi.
      b.Fungsi laten :
      • Mengurangi pengendalian orang tua, melalui sekolah orangtua melimpahkan tugas dan wewenang mendidik anak kepada sekolah.
      • Menyediakan sarana pembangkangan terhadap nilai-nilai yang berlaku di masyarakat.
      • Mempertahankan sistem kelas sosial.
      • Memperpanjang masa remaja.


        Itu tadi penjelasan mengenai fungsi lembaga pendidikan. Semoga artikel ini dapat membantu pembaca dalam mengetahui fungsi dari lembaga pendidikan.
        Terima kasih telah berkunjung ke blog ini, dan jangan lupa nantikan artikel kami yang menarik dan bermanfaat selanjutnya.

        Referensi :
        1.Maryati, Kun dan Juju Suryawati. 2012. Sosiologi untuk SMA/MA Kelas XII. Jakarta : Esis
        2.Suparno, N dan T.D Haryo Tamtomo. 2016. Ilmu Pengetahuan Sosial untuk SMP/MTs Kelas VII. Jakarta : Esis

        Monday, April 30, 2018

        Pengertian Homogami dan Heterogami


        Pernahkah anda mendengar kata homogami atau heterogami? Mungkin kata ini masih cukup jarang terdengar di telinga kita sebab jarang digunakan. Lalu, apakah yang dimaksud dengan homogami dan heterogami tersebut? Berikut ini adalah penjelasannya.

        A.Pengertian Homogami
        Homogami dapat diartikan sebagai perkawinan antara anak-anak yang berasal dari keluarga yang memiliki kedudukan sosial yang sama. Misalnya perkawinan antara seorang anak bangsawan dengan anak bangsawan lain, atau perkawinan antara anak dari suku Sunda menikah dengan anak dari suku Sunda.

        B.Pengertian Heterogami
        Heterogami dapat diartikan sebagai perkawinan antara anak-anaka yang berasal dari keluarga yang memiliki kedudukan sosial yang berlainan. Misalnya perkawinan antara seorang anak bangsawan dengan seorang anak biasa, atau perkawinan antara anak dari suku Jawa menikah dengan anak dari suku Sunda.

        Itu tadi penjelasan mengenai pengertian homogami dan heterogami. Semoga artikel ini memperkaya ilmu pembaca dalam mengetahui kata-kata yang jarang didengar.

        Terima kasih telah berkunjung ke blog ini, dan jangan lupa nantikan artikel kami yang menarik dan bermanfaat selanjutnya.

        Referensi :
        Suparno, N dan T.D Haryo Tamtomo. 2016. Ilmu Pengetahuan Sosial untuk SMP/MTs Kelas VII. Jakarta : Esis

        Pengertian Endogami dan Eksogami


        Mungkin anda pernah mendengar kata endogami atau eksogami? kedua kata ini memang sangat asing terdengar di telinga kita sebab jarang digunakan. Lalu, bagi anda yang mungkin pernah mendengarnya pasti ingin mencari tau apa arti dari dua kata tersebut. Berikut ini adalah penjelasannya.

        A.Endogami
        Maksud daripada endogami adalah perkawinan yang berasal dari lingkungan sendiri. Contohnya, perkawinan satu klan, satu suku, atau satu kerabat. Misalnya laki-laki yang merupakan suku jawa menikah dengan perempuan yang juga merupakan suku jawa.

        B.Eksogami
        Maksud daripada eksogami adalah perkawinan yang berasal dari luar lingkungan sendiri, yang artinya kebalikan dari endogami. Pekawinan eksogami bebas memili jodoh di luar klan, kerabat, atau etnisnya. Ada dua jenis eksogami, yaitu Connubium circulasi atau asimetris (sepihak) yang artinya perkawinan terdiri atas dua klan yang hanya mempunyai satu kedudukan sebagai pemberi atau penerima gadis. Selanjutnya ada Connubium symetris, yaitu hubungan perkawinan antara dua klan, di mana kedua klan tersebut saling tukar jodoh bagi para pemudannya.

        Itu tadi penjelasan mengenai pengertian dari endogami dan eksogami. Semoga artikel ini dapat memberi ilmu kepada pembaca mengenai endogami dan eksogami.

        Terima kasih telah berkunjung ke blog ini, dan jangan lupa nantikan artikel kami yang menarik dan bermanfaat selanjutnya.

        Referensi :
        Suparno, N dan T.D Haryo Tamtomo. 2016. Ilmu Pengetahuan Sosial untuk SMP/MTs Kelas VII. Jakarta : Esis

        Sunday, April 29, 2018

        Pengertian Monogami dan Poligami


        Bagi yang sering menonton infotainment tentu sudah tidak asing lagi mendengar kata poligami. Selain poligami, ada juga yang disebut dengan monogami. Lalu apakah pengertian dari keduanya? berikut ini adalah penjelasannya.

        A.Pengertian Monogami
        Monogami berarti perkawinan antara satu laki-laki dengan satu perempuan..

        B.Pengertian Poligami
        Poligami berarti perkawinan antara seseorang dengan lebih dari satu istri atau suami. Perkawinan poligami dapat dibedakan menjadi 2, yaitu :

        1.Poligini
        Poligini adalah perkawinan antara seorang laki-laki dengan beberapa orang perempuan. Ada 2 macam poligini, yaitu poligini sororat yang berarti perkawinan seorang laki-laki dengan beberapa perempuan yang bersaudara kandung, dan poligini nonsororat yang berarti perkawinan antara seorang laki-laki dengan beberapa orang perempuan yang tidak bersaudara kandung.

        2.Poliandri
        Poliandri adalah perkawinan antara seorang peremupan dengan beberapa laki-laki. Ada 2 macam poliandri, yaitu poliandri fraternal yang berarti perkawinan antara seorang perempuan dengan beberapa laki-laki bersaudara kandung, dan poliandri nonfraternal yang berarti perkawinan antara seorang perempuan dengan beberapa laki-laki yang tidak bersaudara kandung.

        Itu tadi penjelasan mengenai pengertian monogami dan poligami. Semoga artikel ini dapat memberitahu arti dari monogami dan poligami kepada pembaca.

        Terima kasih telah berkunjung di blog ini, dan jangan lupa nantikan artikel kami yang menarik dan bermanfaat selanjutnya.

        Referensi :
        Suparno, N dan T.D Haryo Tamtomo. 2016. Ilmu Pengetahuan Sosial untuk SMP/MTs Kelas VII. Jakarta : Esis 

        Pengertian, dan Macam-Macam BUMS


        Bengkel, laundry, toko pakaian yang biasanya kalian lihat dipinggir jalan termasuk kedalam BUMS yang merupakan singkatan dari Badan Usaha Milik Swasta. Lalu apa yang dimaksud dengan BUMS, dan apa saja macam-macam BUMS? Berikut ini adalah penjelasannya.


        A.Pengertian BUMS
        Badan Usaha Milik Swasta adalah badan usaha yang dimiliki dan dimodali oleh seseorang atau sekelompok orang. Menurut UUD 1945 Pasal 33, bidang usaha yang diberikan kepada swasta adalah mengelola sumber daya ekonomi yang tidak bersifat vital dan strategis atau tidak menguasai hajat hidup orang banyak seperti kebutuhan listrik, kebutuhan bahan bakar minyak, dan sebagainya.

        B.Macam-Macam BUMS
        Terdapat beberapa macam BUMS, yaitu perusahaan perseorangan, firma, persekutuan komanditer (CV), dan Perseroan Terbatas (PT). Berikut ini adalah penjelasan mengenai macam-macam BUMS tersebut.

        1.Perusahaan perseorangan
        Perusahaan perseorangan adalah badan usaha swasta yang dimiliki oleh satu orang. Oleh karena itu, pengelolaan badan usaha ini mudah dan biaya yang dikeluarkan pun murah. Ketika pemilik merasa usahanya tidak menguntungkan lagi, ia dapat dengan mudah menutup usahannya. Segala resiko dan kerugian ditanggung oleh orang tersebut. Contoh daripada perusahaan perseorangan adalah bengkel, laundry, toko pakaian, UKM (usaha kecil menengah).

        2.Firma
        Firma adalah perusahaan yang didirikan oleh beberapa orang dengan nama bersama. Pendirian firma dilakukan dihadapan notaris dengan membuat akta pendirian sebagai bukti tertulis. Dalam firma, modal ditanggung bersama antara anggota. Laba dan rugi dinikmati dan ditanggung bersama berdasarkan perbandingan yang sudah disepakati bersama. Biasanya orang yang tergabung dalam firma saling mengenal seperti keluarga, saudara, dan sebagainya.

        3.Persekutuan komanditer (CV)
        CV didirikan oleh beberapa orang yang terbagi menjadi anggota aktif dan anggota pasif. Anggota aktif merupakan anggota yang ikut menanam modal sekaligus berperan aktif dan bertanggung jawab dalam badan usaha. Sedangkan anggota pasif hanya menanamkan modal saja. Keuntungan yang diperoleh perusahaan dibagi sesuai dengan perjanjian yang sebelumnya sudah disepakati. Anggota aktif akan mendapatkan keuntungan yang lebih banyak dibandingkan anggota pasif. 

        4.Perseroan terbatas (PT)

        PT Gudang Garam,Tbk.
        PT adalah badan usaha yang didirikan beberapa orang, berbadan hukum, dan modalnya terbagi atas saham-saham. Pemilik saham terbesar memiliki kontrol terbesar atas badan usaha. Pemegang saham dalam sebuah PT disebut sebagai persero. Keuntungan bagi persero diberikan dalam bentuk deviden. Tanggung jawab persero terbatas pada jumlah modal yang disetor. 

        Terdapat 2 jenis PT, yaitu :

        • PT Terbuka : adalah perseroan dimana setiap orang berkesempatan untuk menanamkan modal dengan cara membeli saham. Ciri daripada PT terbuka adalah pada bagian belakang nama PT terdapat tulisan "Tbk.". Contoh : PT Gudang Garam,Tbk.
        • PT Tertutup : adalah PT yang sahamnya tidak diperjualbelikan secara bebas, tetapi terbatas pada kalangan tertentu. Misalnya dikalangan orang-orang yang memiliki hubungan keluarga.

        Itu tadi penjelasan mengenai pengertian dan macam-macam BUMS. Semoga artikel ini menambah ilmu pembaca mengenai BUMS.

        Terima kasih telah berkunjung ke blog ini, dan jangan lupa nantikan artikel kami yang menarik dan bermanfaat selanjutnya.

        Referensi :
        Suparno, N dan T.D Haryo Tamtomo. 2016. Ilmu Pengetahuan Sosial untuk SMP/MTs Kelas VII. Jakarta : Esis 

        Saturday, April 28, 2018

        Pengertian, Tujuan, dan Macam-Macam BUMN



        Tahukah anda perusahaan-perusahaan seperti PLN, Pertamina, dan PGN? Ketiga perusahaan tersebut merupakan badan usaha milik negara atau yang biasanya kita singkat dengan BUMN. Lalu, apakah pengertian dari BUMN, apa sajakah tujuannya, dan apa saja macam-macam BUMN? Berikut ini adalah penjelasan mengenai BUMN.

        A.Pengertian BUMN
        BUMN atau Badan Usaha Milik Negara menurut PP No.45 Tahun 2005 adalah badan usaha yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh negara melalui penyertaan secara langsung yang berasal dari kekayaan negara yang dipisahkan.

        B.Tujuan BUMN

        Tujuan utama dari pendirian BUMN adalah untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

        C.Macam-Macam BUMN
        BUMN terdiri atas 3 macam, yaitu Persero, Perseroang Terbuka, dan Perum. Ketiganya memiliki perbedaan. Berikut ini adalah penjelasan mengenai ketiga macam BUMN tersebut.

        1.Persero



         
        Berdasarkan PP No.45 Tahun 2005, Persero atau Perusahaan Perseroan adalah BUMN yang berbentuk perseroan terbatas yang modalnya terbagi dalam saham yang seluruh atau paling sedikit 51% sahamnya dimiliki oleh Negara Republik Indonesia yang tujuan utamanya adalah untuk mengejar keuntungan.
        Persero memiliki persamaan sifat dengan PT swasta, yakni mengejar keuntungan setinggi-tingginya. Contoh daripada persero adalah PT Angkasa Pura, PT Pertamina, dan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN).

        2.Perseroan Terbuka

         
        Berdasarkan PP No.45 Tahun 2005, Perseroan Terbuka adalah persero yang modal dan jumlah pemegang sahamnya memenuhi kriteria tertentu atau Persero yang melakukan penawaran umum sesuai dengan peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal. Contoh Perseroan Terbuka adalah PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, PT Jasa Marga (Persero) Tbk, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

        3.Perum (Perusahaan Umum)

         
        Berdasarkan PP No.45 Tahun 2005, Perum adalah BUMN yang seluruh modalnya dimiliki negara dan tidak terbagi atas saham. Tujuan perum adalah untuk kemanfaatan umum dan menyediakan barang dan/atau jasa yang bermutu tinggi dan sekaligus mengejar keuntungan berdasarkan prinsip pengelolaan perusahaan. Contoh perum adalah Perum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri), Perum Percetakan Negara Republik Indonesia (PNRI), dan Perum Damri.

        Itu tadi penjelasan mengenai pengertian, tujuan, dan macam-macam BUMN. Semoga artikel ini menambah ilmu pembaca mengenai BUMN.

        Terima kasih telah berkunjung ke blog ini dan jangan lupa nantikan artikel kami yang menarik dan bermanfaat selanjutnya.

        Referensi :
        Suparno, N dan T.D Haryo Tamtomo. 2016. Ilmu Pengetahuan Sosial untuk SMP/MTs Kelas VII. Jakarta : Esis

        Teori Masuknya Agama Islam ke Indonesia


        Agama Islam merupakan agama dengan pemeluk terbanyak di Indonesia. Agama Islam hadir di Indonesia setelah masuknya agama Hindu dan agama Buddha. Ada beberapa teori yang menjelaskan bagaimana agama Islam masuk ke Indonesia. Berikut ini adalah teori-teori yang menjelaskan bagaimana agama Islam masuk ke Indonesia.

        Teori Masuknya Agama Islam ke Indonesia

        A.Teori Gujarat
        Menurut teori ini Islam dibawa ke Indonesia oleh para pedagang Islam Gujarat, India, sekitar abad ke 13 M. Teori ini didukung oleh Snouck Hurgronje, W.F. Suttherheim, dan B.H.M. Vlekke. Bukti dari teori ini adalah batu nisan Sultan Malik al-Saleh (sultan Samudra Pasai) yang bercorak Gujarat dan tulisan Marcopolo yang menyatakan ia mendapati banyak penduduk di Perlak, Aceh Timur, yang beragama Islam serta peran pedagang India dalam penyebaran agama tersebut.

        B.Teori Mekkah
        Menurut teori ini pengaruh Islam dibawah masuk ke Indonesia sekitar abad 7 oleh pedagang arab. Teori ini didukung oleh Buya Hamka dan J.C. van Leur. Bukti teori ini adalah adanya pemukiman Islam tahun 674 di Baros, pantai sebelah barat Sumatra. 

        C.Teori Persia
        Menurut teori ini Islam di Indonesia dibawa masuk oleh orang-orang Persia pada abad ke-13. Teori ini didukung oleh Hoesein Djajadiningrat. Bukti dari teori ini adalah Upacara Tabot yang juga dirayakan oleh orang Persia, yaitu upacara untuk memperingati meninggalnya imam Husain bin Ali (cucu Nabi Muhammad SAW), yang dirayakan di Bengkulu dan Sumatra Barat setiap tanggal 10 Muharam atau 1 Asyura. Selain itu bukti lainnya yang mendukung teori ini adalah kesamaan antara ajaran sufi yang dianut Syekh SIti Jenar dan sufi Iran beraliran Al-Hallaj.

        Itu tadi penjelasan mengenai teori masuknya agama Islam ke Indonesia. Semoga dengan adanya artikel ini dapat menambah ilmu pembaca mengenai masuknya agama-agama di Indonesia.

        Terima kasih telah berkunjung ke blog ini, dan jangan lupa nantikan artikel kami yang menarik dan bermanfaat selanjutnya.

        Referensi :
        Suparno, N dan T.D Haryo Tamtomo. 2016. Ilmu Pengetahuan Sosial untuk SMP/MTs Kelas VII. Jakarta : Esis

        Friday, April 27, 2018

        Badan-Badan Distribusi


        Agar proses distribusi dapat berjalan dengan lancar, maka diperlukan apa yang disebut sebagai badan distribusi atau disebut juga lembaga perantara. Badan distribusi dapat diartikan sebagai orang, lembaga, badan yang terlibat dalam kegiatan distribusi. Berikut ini adalah beberapa badan distribusi yang biasa kita kenal.

        Badan-Badan Distribusi 

        1.Agen
        Agen merupakan perantara yang melakukan pembelian atau penjualan dengan perjanjian. Agen yang khusus melakukan perjanjian pembelian disebut agen pembelian. Sebaliknya agen yang khusus melakukan perjanjian penjualan disebut agen penjualan.

        2.Makelar
        Makelar adalah perantara yang menjual atau membeli barang atas nama orang lain. Makelar mempertemukan penjual dan pembeli untuk melaksanakan transaksi jual beli. Sebagai imbalan, makelar akan mendapatkan kurtasi (imbalan berupa uang atau barang).

        3.Komisioner
        Komisioner adalah perantara pemasaran seperti makelar yang menguasai atau memiliki barangnya. Komisioner tidak sekedar mempertemukan penjual atau pembeli, tetapi dapat juga ditugaskan untuk membeli atau menjual barang atas nama sendiri. Komisioner mendapatkan imbalan berupa komisi.

        4.Importir
        Importir adalah perusahaan yang membeli barang dari luar negeri untuk dijual didalam negeri.

        5.Eksportir
        Eksportir adalah perusahaan yang mengirim barang ke luar negeri untuk dijual di luar negeri.

        6.Pedagang Besar (Grosir)
        Pedagang besar adalah pedagang yang membeli barang dalam jumlah besar dari produsen kemudian biasanya dijual kepada pedagang eceran. 

        7.Pedagang Eceran

        Pedagang Eceran
        Pedagang eceran adalah pedagang yang membeli barang dari produsen atau grosir kemudian menjual barangnya langsung kepada konsumen.

        Itu tadi penjelasan mengenai badan-badan distribusi. Semoga artikel ini menambah pengetahuan pembaca mengenai distribusi. 

        Terima kasih telah berkunjung ke blog ini, dan jangan lupa nantikan artikel kami yang menarik dan bermanfaat selanjutnya.

        Referensi :
        Suparno, N dan T.D Haryo Tamtomo. 2016. Ilmu Pengetahuan Sosial untuk SMP/MTs Kelas VII. Jakarta : Esis

        Sistem Distribusi


        Distribusi adalah kegiatan menyalurkan barang dari produsen ke konsumen. Dalam pelaksanaanya terdapat beberapa cara yang dilakukan untuk menyalurkan barang dari produsen kepada konsumen. Cara-cara ini disebut dengan sistem distribusi. Secara garis besar, terdapat 3 sistem distribusi, yaitu distribusi langsung, distribusi semilangsung, dan distribusi tidak langsung. Berikut ini adalah penjelasannya.


        Sistem Distribusi

        A.Distribusi Langsung
        Distribusi langsung artinya kegiatan distribusi dilakukan langsung tanpa perantara, dimana produsen langsung menyalurkan barangnya kepada konsumen. Biasanya dilakukan oleh produsen atau pedagang kecil. Misalnya tukang bakso yang menjual baksonya secara langsung kepada konsumen yang ingin menyantap baksonya.

        B.Distribusi Semi Langsung
        Distribusi semi langsung artinya kegiatan distribusi disampaikan produsen kepada konsumen melalui pedagang eceran. Contohnya, suatu perusahaan roti berlokasi tidak jauh dari warung dimana konsumen banyak membeli barang. Oleh karena itu, roti didistribusikan langsung melalui warung tersebut, tanpa harus melalui agen atau perantaran lainnya.

        C.Distribusi Tidak Langsung
        Distribusi tidak langsung merupakan sistem distribusi yang panjang dimana pada umumnya digunakan oleh perusahaan bermodal besar. Nantinya, produsen akan menjual terlebih dahulu barang produksinya kepada perantara (agen atau grosir), kemudian perantara akan menjual barang tadi kepada pedagang eceran. Selanjutnya, pedagang eceran menjual barang tersebut kepada konsumen. Contoh : produk rokok yang dijual produsen kepada agen, kemudian agen menjual kepada pedagang eceran, kemudian pedagang eceran menjual kepada konsumen.

        Itu tadi penjelasan mengenai sistem distribusi. Semoga artikel ini menambah ilmu pembaca mengenai distribusi.

        Terima kasih telah berkunjung ke blog ini dan jangan lupa nantikan artikel kami yang menarik dan bermanfaat selanjutnya.

        Referensi :
        Suparno, N dan T.D Haryo Tamtomo. 2016. Ilmu Pengetahuan Sosial untuk SMP/MTs Kelas VII. Jakarta : Esis

        Thursday, April 26, 2018

        Pengertian, Fungsi, dan Macam-Macam Harga


        Kata harga merupakan kata yang sudah tidak asing lagi terdengar di telinga kita. Sebab setiap transaksi yang akan kita lakukan pasti akan mendengar ataupun melihat kata "harga" ini. Lalu, apakah pengertian dari harga, fungsi harga, serta apa saja macam-macam harga? Berikut adalah penjelasan mengenai pengertian, fungsi, dan macam-macam harga.

        A.Pengertian Harga
        Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) harga dapat diartikan sebagai nilai barang yang ditentukan atau dirupakan dengan uang. Harga juga dapat diartikan sebagai jumlah uang atau alat tukar lain yang senilai yang harus dibayarkan untuk produk atau jasa, pada waktu tertentu dan di pasar tertentu.

        B.Fungsi Harga
        Harga memiliki fungsi sebagai alat pengukur dan pembeda nilai suatu barang. Misalnya, harga sebungkus rokok sama dengan harga 10 butir telur, itu artinya sebungkus rokok mempunyai nilai yang sama dengan 10 butir telur.

        C.Macam-Macam Harga
        Harga dapat dibedakan menjadi beberapa macam, yaitu harga subjektif, harga objektif, harga pokok, dan harga jual. Berikut adalah penjelasan dari macam-macam harga tersebut.

        1.Harga Subjektif
        Harga subjektif adalah harga yang ditaksirkan oleh penjual atau pembeli terhadap suatu barang atau jasa. Harga taksiran ini berbeda-beda, dan mungkin tidak selalu sama dengan harga sesungguhnya.

        2.Harga Objektif (harga pasar)
        Harga objektif adalah harga yang telah disepakati oleh penjual dan pembeli dari hasil tawar menawar atas barang atau jasa. Harga pasar disebut juga harga umum karena dapat menjadi patokan bagi penjual di pasar.

        3.Harga Pokok (biaya produksi)
        Harga pokok adalah nilai uang yang dikeluarkan untuk menghasilkan barang atau jasa.

        4.Harga Jual
        Harga jual adalah harga yang didapat dari harga pokok ditambah laba atau keuntungan yang diinginkan penjual.

        Itu tadi penjelasan mengenai pengertian, fungsi, dan macam-macam harga. Semoga artikel ini dapat memberi informasi lebih mengenai harga.

        Terima kasih telah berkunjung ke blog ini, dan jangan lupa nantikan artikel kami yang menarik dan bermanfaat selanjutnya.

        Referensi :
        1.Suparno, N dan T.D Haryo Tamtomo. 2016. Ilmu Pengetahuan Sosial untuk SMP/MTs Kelas VII. Jakarta : Esis
        2.https://www.kbbi.web.id/harga

        Perbandingan Struktur Sel Hewan dan Sel Tumbuhan


        Setiap mahluk hidup, baik itu manusia, hewan, maupun tumbuhan memiliki sel. Sebab, sel merupakan unit terkecil penyusun tubuh mahluk hidup. Sel memiliki struktur, yang mana struktur sel pada hewan dan struktur sel pada tumbuhan memiliki persamaan dan juga perbedaan. Ada struktur sel hewan yang tidak dimiliki oleh struktur sel tumbuhan begitu pula sebaliknya. Berikut ini adalah perbandingan struktur sel hewan dan sel tumbuhan.


        Perbandingan Struktur Sel Hewan dan Sel Tumbuhan
        Berikut ini adalah tabel yang menunjukan perbandingan struktur sel hewan dengan struktur sel tumbuhan.


        Organel Sel
        Fungsi Sel
        Hewan
        Tumbuhan
        Nukleus
        Reproduksi
        Ada
        Ada
        Nukleolus
        Sintesis ribosom
        Ada
        Ada
        Ribosom bebas
        Sintesis protein
        Ada
        Ada
        Ribosom terkait RE (Retikulum Endoplasma)
        Ada
        Ada
        RE halus
        Sintesis dan penyaluran bahan
        Ada
        Ada
        RE kasar
        Ada
        Ada
        Badan Golgi
        Modifikasi dan penyaluran produk RE
        Ada
        Ada
        Mitokondria
        Penghasil energi
        Ada
        Ada
        Lisosom
        Pencernaan makanan
        Ada
        Tidak ada
        Kloroplas
        Fotosintesis
        Tidak ada
        Ada
        Dinding sel
        Pelindung
        Tidak ada
        Ada
        Vakuola
        Penyimpanan makanan dan pengeluaran zat sisa
        Ada
        Ada
        Sentriol
        Pembelahan sel
        Ada
        Tidak ada

        Itu tadi penjelasan mengenai perbandingan struktur sel hewan dengan sel tumbuhan. Semoga artikel ini dapat membantu pembaca untuk mengetahui perbandingan struktur sel hewan dan sel tumbuhan.

        Terima kasih telah berkunjung ke blog ini, dan jangan lupa nantikan artikel kami yang menarik dan bermanfaat selanjutnya.

        Referensi :
        TIM ABDI GURU. 2016. IPA TERPADU Jilid 1 Kelas VII SMP/MTs. Jakarta: Erlangga